Have an account?
Tampilkan postingan dengan label Pilkada 2010. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pilkada 2010. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 Juli 2010

Hasil Akhir Perhitungan Suara Pilkada Ketapang Putaran Kedua

Akhirnya KPU Ketapang menetapkan pasangan Henrikus-Boyman Harun menjadi Bupati dan Wakil Bupati Ketapang terpilih setelah KPU setempat melakukan rekapitulasi perolehan suara Pemilu Kada Ketapang putaran kedua di Gedung DPRD Ketapang, Senin 12 Juli 2010.

Ketua KPU Ketapang Juardhani mengatakan hasil rekapitulasi perolehan suara pada Pemilu Kada Ketapang putaran kedua sebagai berikut:
No UrutCabup/CawabupPerolehan Suara
1Yasir/Martin94.052 (44,76%)
2Henrikus/Boyman116,079 (52,24%)
Total Suara Masuk210.131

Read More ..

Rabu, 07 Juli 2010

Hasil Perhitungan Suara Sementara Pilkada Ketapang Putaran Kedua

Update Terakhir : Rabu, 7 Juli 2010 jam 14.00
Berikut hasil penghitungan sementara surat suara dari 20 Kecamatan baru 17 kecamatan yang sudah masuk:

No UrutCabup/CawabupPerolehan Suara
1Yasir/Martin93.082
2Henrikus/Boyman115.244
Total Suara Masuk208.326

Read More ..

Senin, 05 Juli 2010

Pilkada Ketapang Putaran Kedua


Pada hari ini, Senin 05 Juli 2010 telah diselenggarkan Pemilihan Kepala Daerah untuk Kabupaten Ketapang. Dua kandidat yang maju dalam pemilukada putaran kedua Kabupaten Ketapang yakni :

- Pasangan Nomor Urut 1 Yasir Ansyari-Martin Rantan;
- Pasangan Nomor Urut 2 Henrikus-Boyman Harun;

Sebelumnya Yasyir Ansyari sempat mengajukan hasil pemilukada putaran pertama ke Mahkamah Konstitusi (MK).Namun, Mahkamah Konstitusi (MK) tak memenuhi tuntutan itu dan memutuskan agar KPU Kabupaten Ketapang menggelar pemilukada putaran kedua.


Ayo gunakan hak pilih anda, Satu suara anda sangat menentukan untuk Ketapang lebih baik lagi....

Read More ..

Selasa, 22 Juni 2010

Mahkamah Konstitusi Tolak Gugatan Pilkada Ketapang

KETAPANG - Mejelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) menolak semua permohonan gugatan pasangan Yasyir Ansyari dan Martin Rantan dalam perkara perselisihan hasil Pemilukada, Ketapang Kalimantan Barat. Dengan demikian, Pemilukada Ketapang akan dilanjutkan ke putaran kedua. Putusan hakim tersebut dibacakan Ketua Pleno, Mahfud MD didampingi tujuh hakim anggota, di gedung MK, Jakarta, Senin (21/6).

Sebelumnya Adnan Buyung Nasution dkk, kuasa hukum penggugat menilai, KPU Ketapang telah melakukan kesalahan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara saat rapat pleno KPU 26 Mei 2010. Kesalahan itu berakibat berkurangnya suara pasangan Yasyir-Martin. Seharusnya suara Yasyir-Martin 66.010 atau 30.05 persen dari suara sah berjumlah 219.637.

Karena memperoleh suara lebih dari 65.892 atau 30 persen plus satu, Yasyir-Martin seharusnya ditetapkan sebagai pasangan terpilih, sehingga tidak perlu ada Pemilukada putaran kedua. Pihaknya memohon MK membatalkan keputusan KPU dan menetapkan Yasyir-Martin sebagai pemenang pemilu.

Namun, majelis hakim berpendapat lain. Dari keterangan saksi-saksi, dalil yang disampaikan pemohon dinilai tidak beralasan hukum. Bukti yang diajukan oleh pemohon berupa formulir berita acara dari PPK Matan Hilir Utara dinilai cacat karena ada bekas tempelan kertas yang kemudian ditulisi dengan angka. “Bukti meragukan. Apabila dilihat di balik kertas tempelan, angka yang tertulis dengan spidol hitam masih terlihat jelas,” kata Mahfud.

Usai sidang, Yasyir Ansyari mengatakan, walaupun merasa tidak puas, mau tidak mau pihaknya akan mengikuti putusan dari MK. “Intinya ini putusan final, tidak ada lagi upaya hukum lain yang bisa diambil. Mau tidak mau kita terima,” katanya usai menghadiri sidang pembacaan putusan. Namun, dia mengatakan, berdasarkan hasil konsultasinya dengan pengacara, masih ada kejanggalan yang dirasakan dari putusan MK tersebut.

Dalam amar putusannya, majelis hakim ada menyebutkan empat nama saksi yang dimintai keterangan dalam persidangan. Sementara, sepengetahuan Yasyir, keempat saksi tersebut tidak pernah diajukan ke dalam sidang. “Saya hadir terus dalam sidang tetapi belum pernah bertemu dengan empat saksi yang disebutkan itu,” ujarnya.

Meski demikian, Yasyir terkesan enggan memperbesar masalah ini. Dia justru lebih berkonsentrasi menghadapi pertarungan di putaran kedua. “Mungkin ini karena Allah mau pemilukada di Ketapang harus dua putaran. Kita siap untuk itu,” katanya. Ada beberapa strategi yang akan diambil pihaknya guna memenangkan pemilukada putaran kedua nanti. Salah satunya yaitu dengan memperkuat saksi-saksi di tingkat TPS dan di tempat rekapitulasi suara (PPK dan KPU). Hal ini guna mengantisipasi terjadinya kecurangan seperti pada putaran pertama.

“Kita hanya bisa berusaha supaya pemilukada jadi lebih bersih, lebih jurdil,” ujarnya. Yasyir juga mengatakan bahwa dalam putaran pertama, pihaknya cenderung meremehkan lawan. Kejadian tersebut tidak akan diulangi pada putaran kedua. Kuasa hukumnya, Adnan Buyung Nasution tidak berkomentar banyak tentang kasus ini. Dia hanya mengatakan bahwa pihaknya masih akan melakukan pengecekan kembali terkait keterangan saksi yang menjadi dasar putusan hakim.

Dia pun menyebutkan bahwa dalam perkara Pemilukada Ketapang ini, hal yang dipersoalkan hanya mengenai perhitungan suara, belum kepada hasil final pemenang pemilukada. Karena itu, putusan MK ini tidak memupus habis harapan dari kliennya. “Inti persoalannya begini, sekiranya perhitungan suara cermat, tidak perlu pemilukada dua kali (putaran kedua, red). Tetapi kalau sekarang dianggap sudah cermat, angka-angkanya tidak salah, ya sudah, dua kali pemilu. Itu tidak apa-apa. Masih ada harapan,” katanya.(rnl/jpnn)


Sumber : http://www.jpnn.com

Read More ..

Rabu, 02 Juni 2010

Pilkada Ketapang Putaran Dua Telan Biaya Rp 4 Miliar

KETAPANG—DPRD Kabupaten Ketapang menyetujui langkah pemkab Ketapang apabila menggunakan dana talangan untuk keperluan biaya Pilkada putaran kedua yang akan diselenggarakan 5 Juli mendatang.Besarnya kisaran dana yang diajukan KPU Ketapang untuk pelaksanaan pemilukada putaran kedua sekitar Rp 4 milyar lebih.

“KPU Ketapang sudah menyampaikan usulan anggaran untuk pemilukada ke Pemkab yang ditebuskan ke DPRD Ketapang, kisaran dananya Rp4 miliar lebih,” ungkap Ketua DPRD Ketapang Ir H Gusti Kamboja MH kepada Pontianak ditemui diruang kerjanya Selasa (1/6) kemarin. Pencairan dana Rp 4 miliar tersebut, kata Kamboja, akan dilakukan sesegara mungkin. Mengingat rentang waktu pelaksanaan pemilukada putaran kedua yang singkat. Pencairan dana pemilukada tahap dua ini prosedurnya tetap sama. Hanya saja, kata dia, sementara waktu dana Rp 4 milyar untuk pilkada putaran dua bersumber dari dana talangan pemkab Ketapang. Dana talangan tersebut nantinya akan disesuaikan dalam pembahasan APBD perubahan yang bakal dilakukan Agustus mendatang.

Penggunaan dana talangan ini, lanjut Kamboja, ini demi terselenggaranya pemilukada putaran kedua. Sehingga pihak penyelenggara pemilukada dapat bekerja secara maksimal. “Kalau menunggu APBD perubahan maka sulit, jadi kita menyetujui apabila usulan anggaran pilkada putaran kedua dari KPU Ketapang menggunakan dana talangan pemkab Ketapang,” jelasnya.Menurut Kamboja dana Rp 4 milyar dianggap cukup. Karena anggaran tersebut sudah dikalkulasi pihak KPU Ketapang. Meski KPU Ketapang belum secara detai penggunaan anggaran Rp 4 milyar untuk pos-pos apa saja. Gusti Kamboja menilai dana Rp 4 milyar lebih ini lebih kepada ongkos logisltik kertas suara, honor PPK hingga petugas TPS. Termasuk ongkos tersebut untuk operasional KPU Ketapang sendiri.

Sembari menunggu dana cair dari pemkab Ketapang. KPU Ketapang tengah mempersiapkan pemilukada putaran kedua. Masih terkait anggaran. Gusti Kamboja juga mengatakan sampai saat ini pihaknya juga belum menerima laporan penggunaan dana pilkada yang lalu oleh KPU Ketapang. Apakah dari penggunaan dana pilkada lalu tersebut ada surplus atau tidak. “Sampai saat ini belum ada laporan masuk DPRD terkait penggunaan anggaran pemilukada 19 Mei lalu,” jelasnya. DPRD Ketapang berharap pemilukada tahap kedua ini berlangsung aman dan lancar. Sehingga masyarakat Ketapang segera mendapatkan Bupati dan wakil bupati baru demi terlaksananya pembangunan Ketapang lima tahun mendatang. (har)


Sumber : Pontianak Post

Read More ..

Kamis, 27 Mei 2010

Pilkada 2010 Ketapang Dua Putaran

Berdasarkan Rapat PLENO KPU Ketapang .Penghitungan suara Pilkada berakhir hingga larut malam. Hasilnya tidak ada pasangan calon yang memperoleh suara diatas 30 persen. Kendati demikian pasangan calon Yasir-Martin memperoleh suara tertinggi, namun hanya meraih 29,87 persen (dari 65.607 suara) dari total suara sah 219.637 suara. Pelaksanaan sidang pleno nyaris deadlock karena dihujani berbagai interupsi. Bahkan saat penandatanganan berita acara, dua pasangan nomor urut satu dan nomor urut empat menolak menandatangani.

Dengan ketidakhadiran ketua PPK MHU Asliaspar dan anggota PPK lainya sidang Pleno KPU Ketapang berlangsung tegang disertai perdebatan sengit antara KPU Ketapang dan antar saksi masing-masing calon. Bahkan diawal pembukaan pleno yang diketuai Juardhani SE dihujani interupsi dari saksi tak berhenti. Dikarenakan banyak data dari PPK bermasalah sehingga menuai protes. Akibatnya pleno KPU Ketapang yang dimulai pukul 09.00 hingga pukul 23.00 belum selesai. Instrupsi awal datang dari saksi tim pasangan Ismet-Sehermansyah yang dimandatkan kepada dua saksinya Muhayyan Sidik dan Indra Pahlawan. Mereka meminta kasus surat suara yang telah dikode yang terjadi di salah satu TPS Kecamatan Delta Pawan tak direspon.

Mereka menganggap hal tersebut mencederai demokrasi, bagi mereka pemilukada cacat hukum. Sehingga hal ini menjadi dasar bagi pihaknya untuk melakukan walk out (WO) dan tidak bersedia mengikuti pleno KPU Ketapang hingga selesai. Bahkan mereka menganggap keinginan untuk melakukan pemilukada jujur dan adil ternodai dengan kecurangan seperti ini. “Tidak ada kejelasan mengenai persoalan yang kami adukan dan ini menjadi catatan kami. Kami tidak bersedia mengikuti proses ini, suara rakyat tak boleh dirampok,” jelas Muhayyan Sidik. Oleh sebab itu, lanjut dia, pihaknya akan melanjutkan proses ini ke Mahkamah Konstitusi.

Saksi independen pun keluar dari sidang beserta massa pendukungnya yang menunggu diluar. Bahkan pasangan Ismet Siswadi dan Suhermansyah yang duduk di bangku pendukung ikut keluar dari gedung DPRD Ketapang.WO nya saksi Independen tak membuat pleno terhenti. Namun hujan interupsi kembali datang dalam pleno yang hanya disaksikan pasangan Ismet Siswadi-Suhermansyah . Tatkala rekapitulasi PKK Matan Hilir Utara (MHU) ditampilkan. Interupsi semakin menjadi-jadi. Pasalnya data yang disajikan berbeda dengan rekap PPK yang dihimpun saksi pasangan Henboy, AR-Mecer, dan Panwaskada berdasarkan hasil dari panwascam MHU. Saksi hen-boy dan AR-Mecer protes. Bahkan tim AR Mecer-Jamhuri merasa dirugikan, karena suara mereka digembosi. Berdasarkan hasil rekap PPK yang ditampilkan KPU Ketapang dipleno. Jumlah suara pasangan nomor satu 2.324, pasangan nomor dua, 1.007. sedangkan nomor tiga, 3.099, dan pasangan nomor empat, 923.

Namun setelah data ditampilkan dilayar besar KPU Ketapang tertera suara pasangan nomor 1 bertambah menjadi, 2.727, pasangan nomor urut 2 tetap, 1.007, pasangan nomor urut 3 turun menjadi 2.548, serta suara nomor 4 meningkat menjadi 1.076. Sehingga indikasi penggelembungan suara dan pembagian berita acara rekap PPK yang memiliki hasil berbeda kepada para saksi yang berbeda dilakukan petugas PPK MHU. Hal ini memicu berbagai spekulasi. Bahkan Budi Mateus saksi pasangan nomor 2 menyatakan hal ini pernuh tanda tanya. “Kok bisa ketua PPK tak hadir disaat penting begini, kami mencium ada ketidakberesan disini,” jelasnya.

Bahkan Nas Diansah menganggap tampilan KPU Ketapang merugikan pasangannya. Pasalnya banyak suara AR Mecer-Jamhuri hilang. “Kami minta klarifikasi Ketua PPK MHU soal ini, kita minta kejelasan dimana salahnya, apakah pencatatan PKK yang salah atau saksi kami,” tegasnya. Sehingga persoalan yang menimpa pasanganya jelas. Ketika para saksi minta Ketua PPK MHU dihadirkan untuk meminta klarifikasi. Ketua PPK MHU Aliaspar tidak hadir termasuk seluruh anggota PPK. Hanya seketariat PPK saja yang hadir, namun tak bisa menjelaskan kepada KPU Ketapang dan saksi yang hadir. Dikarenakan ia sendiri tak mengatahui detail rekap PPK MHU. Karena yang bersangkutan tidak mengikuti betul proses rekap PPK MHU dikarenakan sakit.

Akhirnya penghitungan PPK MHU oleh Ketua KPU Ketapang Juardhani ditunda dan dilanjutkan penghitungan rekap PPK lainya. Pleno KPU pun sempat terhenti akibat listrik PLN padam sekitar 10 menit. Setelah itu dilanjutkan skor istirahat siang pukul 14.00 wib pleno KPU dilanjutkan hingga diskor kembali istirahat hingga 19.30 wib. Selama termen sidang pleno pasca istirahat siang tersebut tidak ada interupsi berarti hanya kesalahan pencatatan jumlah suara yang masuk, sehingga tidak dipermasalahkan saksi. Memasuki termen 19.30 wib perhitungan 4 kecamatan tersisa Kendawangan, Benua Kayong, Matan Hilir Selatan dan Manismata dilanjutkan. Sempat terjadi intrupsi soal permasalahan 18 kotak suara segel rusak. Saksi pasangan nomor 1 yang dikomandani Junaidi protes dan tidak dapat menerima hasil rekap PPK Benua Koyong.

“Kami tak dapat terima karena merasa dirugikan mencium suara kami hilang sekitar 4000-an,” jelasnya. Namun PPK Benua Kayong tak tinggal diam, melalui anggota PPK-nya Ariansyah dan Endo Wahyudi, mengklarifikasi. Dalam kesempatan tersebut mereka dengan tegas kerusakan tersebut tak mempengaruhi hasil perolehan suara. Samping itu mereka mengklarifikasi soal kesalahan mencantumkan angka DPT di TPS 10 Desa Tuan-tuan. “Hanya selisih 1 angka, dimana jumlah DPT laki-laki yang seharusnya 1.502 namun tertulis 1.501, begitu halnya dengan DPT perempuan yang seharusnya 1.587 menjadi 1.588, tapi semua sudah kita ralat, tak masalah, data akan kami pertanggungjawabkan,” jelas keduanya.

Terkait 18 segel kotak suara rusak semua diserahkan ke panwaskada. Rekapitulasi 19 PPK pun rampung. Rasa penasaran dan deg-degan pun kembali terjadi menunggu detik-detik soal penyelesaian penghitungan PPK MHU yang sempat tertunda. KPU Ketapang menskor sidang pleno pukul 21.00 wib. Mereka menggelar rapat terbatas KPU Ketapang dan panwaskada terkait kisruh hasil penghitungan PPK MHU. Setelah 30 menit kemudian pleno dilanjutkan. Para saksi kembali menghujani KPU Ketapang dengan interupsi, saksi pasangan nomor 3 tetap minta ketua PPK dihadirkan. Namun hal tersebut sirna karena sampai saat ini ketua PPK dan anggota PPK tak dapat dihubungi.

Akhirnya KPU Ketapang mengumpulkan data rekap dari panwaskada dan masing-masing tim sukses. Hasilnya mengejutkan. Rekap PPK yang dihimpun pasangan nomor 1 tak memiliki kop KPU Ketapang, sementara dari pawaskada dan dua saksi memiliki kop surat KPU Ketapang. Namun KPU Ketapang memilih jalan tengah dengan menampilkan dan membacakan hasil perhitungan TPS di 5 desa di kecamatan MHU. Hingga berita ini diturunkan pukul 23.30 wib perhitungan masih belum selesai. Sementara itu diluar gedung, seluruh masyarakat dan pedukung masing-masing calon sebagian tetap bertahan hingga menunggu pleno KPU dilanjutkan. Penjagaan yang dilakukan pihak keamanan pun diperketat. Jalan Sudirman pun kembali ditutup, bahkan warga yang ingin masuk tetap menjalan prosedur pengamanan yakni menunjukkan identitas izin pass masuk dari KPU Ketapang. (har)


Sumber : Pontianak Post

Read More ..

Senin, 24 Mei 2010

Hasil Penghitungan Suara Pilkada Ketapang 2010 Kecamatan Manis Mata

Update Terakhir : Senin, 24 Mei 2010 jam 19.00
Berikut hasil penghitungan surat suara yang sudah masuk di Kecamatan Manis Mata

No UrutCabup/CawabupPerolehan Suara
1Yasir/Martin3.689
2Henrikus/Boyman3.190
3Mecer/Jamhuri1.981
4Ismet/Suhermansyah3.961
Total Suara Masuk12.825

Read More ..

Jumat, 21 Mei 2010

Hasil Penghitungan Suara Sementara Pilkada Ketapang 2010 Kecamatan Simpang Hulu

Update Terakhir : Jum'at, 21 Mei 2010 jam 11.00
Berikut hasil penghitungan surat suara yang sudah masuk di Kecamatan Simpang Hulu

No UrutCabup/CawabupPerolehan Suara
1Yasir/Martin1.946
2Henrikus/Boyman8.385
3Mecer/Jamhuri4.368
4Ismet/Suhermansyah426
Total Suara Masuk15.165

Read More ..

Hasil Penghitungan Suara Sementara Pilkada Ketapang 2010 Kecamatan Sungai Melayu Rayak

Update Terakhir : Jum'at, 21 Mei 2010 jam 11.00
Berikut hasil penghitungan surat suara yang sudah masuk di kecamatan Sungai Melayu Rayak

No UrutCabup/CawabupPerolehan Suara
1Yasir/Martin907
2Henrikus/Boyman1.692
3Mecer/Jamhuri714
4Ismet/Suhermansyah1.797
Total Suara Masuk5.110

Read More ..

Hasil Penghitungan Suara Pilkada Ketapang 2010 Kecamatan Kendawangan

Update Terakhir : Jum'at, 21 Mei 2010 jam 17.00
Berikut hasil penghitungan ulang surat suara yang sudah masuk.

No UrutCabup/CawabupPerolehan Suara
1Yasir/Martin3.592
2Henrikus/Boyman6.175
3Mecer/Jamhuri1.692
4Ismet/Suhermansyah4.375
Total Suara Masuk15.834

Read More ..

Kamis, 20 Mei 2010

Perolehan Suara Sementara Hasil Pilkada 2010 di Ketapang

Pasangan nomor urut satu calon Bupati dan Wakil Bupati Ketapang periode 2010 - 2015 Yasir Ansyari- Martin Rantan, unggul dengan perolehan 32,7 persen suara di pemilihan kepala daerah kabupaten itu dari hasil penghitungan cepat Komite Pemilih Indonesia.

Koordinator Komite Pemilih Indonesia (TePI) Jeirry Sumampow dalam keterangan pers di Pontianak, Rabu malam, mengatakan penghitungan cepat itu dilakukan berdasarkan metode sampel dengan tingkat kebenaran 99 persen dan margin error 0,5 persen.

Sampel dilakukan di 187 tempat pemungutan suara dari 1.033 TPS atau sebanyak 56,073 ribu pemilih, kata Jeirry.
Data TePI dari empat pasangan calon pada Pilkada Kabupaten Ketapang, yakni calon nomor urut satu Yasir Ansyari- Martin Rantan memperoleh 32,7 persen suara, urut dua Henrikus - Boyman Harun sebanyak 23,8 persen, urut tiga AR Mecer - Jamhuri 20,5 persen suara, dan urut empat Ismed Siswandi - Suhermansyah sebanyak 23 persen suara.

Pasangan calon urut satu unggul di delapan kecamatan dari 20 kecamatan di kabupaten itu, yakni Kecamatan Delta Pawan, Muara Pawan, Matan Hilir Utara, Sungai Laut, Simpang Dua, Nanga Tayap, Benua Kayong, Matan Hilir Selatan, dan Manis Mata.

"Hingga saat ini masih ada tujuh TPS yang datanya belum masuk ke kami, yaitu TPS di Kecamatan Sungai Hulu. Tujuh TPS itu juga mempunyai tingkat partisipasi pemilih terendah," katanya.

Ia menjelaskan, secara umum tingkat partisipasi pemilih di Kabupaten Ketapang sekitar 72,5 persen, tertinggi di Kecamatan Jelai Hulu. Sementara partisipasi terendah di Kecamatan Sungai Hulu sebesar 48 persen.

"Kami hanya melakukan perhitungan cepat di Kabupaten Ketapang, karena hanya kabupate itu yang siap dilaksanakan penghitungan cepat dari enam daerah yang melaksanakan Pilkada," ujarnya.

Jeirry menambahkan, hasil penghitungan cepat yang mereka lakukan bukan untuk mencari siapa yang menang. Karena yang berwenang menetapkan siapa yang menang atau kalah Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Ketapang.

Enam kabupaten di Kalbar hari ini melaksanakan pemungutan suara pilkada periode 2010 - 2015. Keenam kabupaten tersebut, Ketapang, Bengkayang, Sintang, Sekadau, Melawi, dan Kapuas Hulu.

Sumber : kompas.com

Read More ..

Selasa, 18 Mei 2010

Pilkada Kalimantan Barat 2010


Hasil Penghitungan Suara Pilkada 6 kabupaten Kalimantan Barat 2010, Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Rabu, 19 Mei 2010, akan digelar Pemilihan Langsung Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Kabupaten Ketapang, Bengkayang, Sekadau, Sintang, Melawi, dan Kapuas Hulu.

Berikut hasil penghitungan suara Sementara calon bupati dan wakil bupati 6 kabupaten kalimantan barat perioade 2010 - 2015 :

1. Hasil Penghitungan Suara Pilkada Kabupaten Ketapang:
  1. PAsangan Ismed Siswadi- Suhermansyah
  2. Pasangan Yasir Ansyari-Martin Rantan ;
  3. Pasangan AR Mecer-Jamhuri
  4. Pasangan Henrikus-Boyman Harun,
2. Hasil Penghitungan Suara Pilkada Kabupaten Bengkayang,
  1. Nomor urut satu Mariadi-Markim,
  2. Nomor urut dua, Yohanes Pasti-Yunus,
  3. Nomor urut tiga, Suryadman Gidot-Agustinus Naon,
  4. Nomor urut empat Jupi-Joni Abdullah,
  5. Nomor urut lima Petrus SA-Ruma Faruma
  6. Nomor urut enam Moses Ahie-Sebastianus Darwis.
3. Hasil Penghitungan Suara Pilkada Kabupaten Sekadau,
  1. Pensong SE MSi dan Welbertus Willy.
  2. Abun Ediyanto SE MM dan Drs Hendri Lisar MPd
  3. Drs Stefanus Masiun dan Muhammad.
  4. Simon Petrus SSos MSi dan Rupinus SH MSi
  5. H Dja’far A Rachman SSos MSi dan Drs Yoseph Marcus
4. Hasil Penghitungan Suara Pilkada Kabupaten Sintang,
  1. Yansen Akun Effendy-Antonius Situmorang
  2. Milton Crosby-Ignasius Juan.
  3. Mikael Abeng-Suyanto Tanjung
  4. Jarot Winarno-Kartiyus
5 . Hasil Penghitungan Suara Pilkada Kabupaten Melawi,
  1. Pasangan Tusep Eka Burang ST dan Dr H Ahmad Jawahir
  2. Pasangan Yustina Indan SPd dan Harjuis Gediyun ST.
  3. Pasangan H Sukiman SPd MM dan Drs Kluisen.
  4. pasangan H Firman Muntaco SH MH dan Panji SSos
  5. pasangan Fahruji SSos MSi dan Ir H M Yamin SSos .
  6. Pasangan Suratman SSos dan Drs D Jarden T
6. Hasil Penghitungan Suara Pilkada Kabupaten Kapuas Hulu
  1. Pasangan AM. Nasir, SH dan Agus Mulyana
  2. Pasangan Drs. H. Kamsidi dan Zainudin, S. Ag.
  3. Pasangan Alias Imenuah, SE, MM dan Ahmad Sugiri, SH
  4. Pasangan Drs Y Aalexander, M.SI dan A. Chairul Saleh, SH, MM
  5. Pasangan Syaiful Bahri, ST dan Thomas Suka
  6. Pasangan H Baiduri, S.Pd.I dan Aantonius L. Ain Pamero, SmHk

Semoga Pilkada Kalimantan Barat 2010 Berjalan dengan lancar serta damai...Amin

Read More ..